Description: Berlin,Menits.Com - Perdana Menteri China Li Keqiang akan menemui Kanselir Jerman Angela Merkel pada Minggu, saat dua kekuatan eskpor tersebut berupaya untuk semakin memperkuat hubungan perekonomian di tengah maraknya sengketa perdagangan antara Beijing dan UE.
5/
5
ItemReviewed: PM China Dijadwalkan Bertemu Kanselir JermanPosted by: Menits.com: Situs Berita Menits.com
Updated at: 10:30 pm
LosAngeles,Menits.Com – Sebuah jembatan di barat laut Washington ambruk pada Kamis dan mengakibatkan sejumlah mobil dan orang jatuh ke sungai, kata polisi.
Beijing ,Menits.Com – Korban tewas akibat ledakan di sebuah pabrik bahan peledak di China timur awal pekan ini meningkat menjadi 33 orang pada Kamis dengan 20 orang yang hilang dinyatakan meninggal, seperti dilaporkan media pemerintah.
Tokyo,Menits.Com - Filipina memperingatkan bahwa pertikaian teritorial di Asia telah mengakibatkan ketegangan yang bisa mengarah pada konflik karena beberapa negara masih bersitegang dengan China terkait klaim kepemilikan pulau.
PBB ,Menits.Com - China telah menawarkan untuk memasok lebih dari 500 tentaranya bagi pasukan Perserikatan Bangsa Bangsa yang berusaha menahan gerilyawan Islam di Mali dalam apa yang akan menjadi kontribusi terbesar penjaga perdamaian PBB, kata para diplomat, kemarin.
Baghdad,Menits.Com - Serangan-serangan di Irak pada Kamis menewaskan 11 orang, termasuk empat prajurit, kata sejumlah pejabat, dalam rangkaian terakhir dari gelombang kekerasan yang menewaskan 420 orang sepanjang bulan ini.
Amman,Menits.Com - Prancis akan menyerukan agar sayap militer Hizbullah dimasukkan ke dalam daftar hitam teror Uni Eropa karena mendukung rezim Suriah, kata Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius, Rabu.
Carlos Yaipen dari organisasi nonpemerintah ORCA mengungkapkan bahwa sejumlah bangkai singa laut ditemukan di pantai di Peru utara di tengah kecurigaan bahwa singa laut itu diracuni oleh nelayan, kaya sejumlah aktivis dan otoritas.
Sejumlah petugas keamanan dan medis di Baghdad mengatakan bahwa sejumlah orang bersenjata tak dikenal menembak mati sedikitnya tujuh wanita dan lima pria di sebuah tempat pelacuran di Baghdad, Rabu (23/5).