SERANG.MENITS.com - Berdasarkan data profil guru tahun 2012, sebanyak 35.144 dari 88.137 guru di Provinsi Banten belum menempuh pendidikan Strata Satu (S1). Dari 35.144 guru yang belum berijazah S1 tersebut, paling banyak terdapat di Kabupaten Tangerang, yakni sebanyak 9.136 guru.
Sementara di Kabupaten Pandeglang sebanyak 5.428 guru, Kota Tangerang sebanyak 4.891 guru, Kabupaten Lebak sebanyak 4.504 guru, Kota Tangerang Selatan 4.109 guru. Sementara di Kota Cilegon sebanyak 1.457 guru, Kota Serang 1.727 guru dan Kabupaten Serang sebanyak 3.892 guru.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Banten, Hudaya Latuconsina, kondisi tersebut menjadi salah satu faktor penghambat untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
"Masih banyaknya jumlah guru di Banten yang belum mengantongi ijazah S1 ini, tentunya akan menjadi perhatian serius bagi Pemprov Banten. Rencananya pada APBD 2013 ini Pemprov Banten akan membantu para guru yang belum berijazah S1 ini," ujarnya di Serang, Minggu (10/3).
Ia menjelaskan, pada tahun 2013, Pemprov Banten akan membantu biaya pendidikan kepada 30 ribu guru yang belum bergelar sarjana tersebut. Nantinya, setiap guru akan mendapatkan bantuan pendidikan sebesar 3 juta untuk melanjutkan kuliah.
"Jadi total anggaran untuk biaya pendidikan guru yang belum S1 ini sekitar Rp 9 miliar," jelasnya.
Selain itu, ia juga menyatakan agar program tersebut dapat tepat sasaran, pihaknya akan membuat pengelompokan bantuan para guru sesuai jenjang/tingkatan .
"Bagi guru yang mengajar di tingkat SD, harus melanjutkan ke Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Sementara, untuk guru SMP, SMA/SMK harus melanjutkan ke universitas sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkannya di sekolah. Jika guru bersangkutan mengajar mata pelajaran biologi, maka guru tersebut harus mengambil jurusan biologi," pungkasnya.(*/RM)


